More songs by For Revenge
Description
Composer: Arief Ismail
Composer: Moch Boniex Nurwega
Lyrics and translation
Original
Selamat datang di penyangkalan
Sesunyi rumah yang kuhuni
Sebising derau di ujung hari (di ujung hari)
Seperih luka yang abadi
Sebisanya 'kan kunikmati (kunikmati)
Selamat datang di penyangkalan
Dia masih di sini dan menari-nari
Perlahan meracuni kewarasan yang mati
Dia masih di sini dan menari-nari
Perlahan menghantui kenyataan yang sepi
Bertukar peran menyakiti
Seakan ku tak bisa mati (bisa mati)
Berpura-pura pulih sendiri
Nyatanya ku telah mati berkali-kali
Dia masih di sini dan menari-nari
Perlahan meracuni kewarasan yang mati
Dia masih di sini dan menari-nari
Perlahan menghantui kenyataan yang sepi
Selamat datang di penyangkalan
Selamat datang di penyangkalan
Selamat datang di penyangkalan
Bertukar peran saling menghantam
Dia masih di sini dan menari-nari
Perlahan meracuni kewarasan yang mati
Dia masih di sini dan menari-nari
Perlahan menghantui kenyataan yang sepi
English translation
Welcome to denial
As quiet as the house I live in
As loud as the noise at the end of the day (at the end of the day)
A lasting wound
I'll enjoy it as much as I can (I'll enjoy it)
Welcome to denial
He's still here and dancing around
Slowly poisoning the dead sanity
He's still here and dancing around
Slowly haunting the lonely reality
Switching roles hurts
As if I can't die (can die)
Pretend to recover on your own
In fact, I have died many times
He's still here and dancing around
Slowly poisoning the dead sanity
He's still here and dancing around
Slowly haunting the lonely reality
Welcome to denial
Welcome to denial
Welcome to denial
Switching roles and hitting each other
He's still here and dancing around
Slowly poisoning the dead sanity
He's still here and dancing around
Slowly haunting the lonely reality